Jumat, 22 Maret 2019


SATUAN ACARA PERKULIAHAN
AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH II
D3 / S1 AKUNTANSI
DOSEN : Kristanti Rahman, SE, M.Ak

M
I
N
G
G
U


POKOK BAHASAN


SUB POKOK BAHASAN

TUJUAN

1
Penjelasan Silabus
Kontrak Kuliah

1
Akuisisi Dan Disposisi property, Pabrik dan Peralatan
a)     Akuisisi
b)     Penilaian
c)     Biaya Setelah akuisisi
d)     Disposisi
Mahasiswa dapat memahami tentang Akuisisi, penilaian, Biaya setelah akuisisi dan disposisi Properti, Pabrik dan Peralatan
2
Penyusutan, Penurunan dan Deplesi
a)     Penyusutan
b)     Penurunan
c)     Deplesi
d)     Penyajian dan analisis
Mahasiswa dapat memahami tentang penyusutan, penurunan, deplesi, penyajian serta analisis
3
Aktiva Tak Berwujud
a)     Masalah Aktiva Tak berwujud
b)     Jenis-jenis aktiva tak Berwujud
c)     Penurunan aktiva Tak Berwujud
d)     Biaya penelitian dan pengembangan
e)     Penyajian Pos-pos tak Berwujud
Mahasiswa dapat memahami tentang Masalah Aktiva Tak berwujud, Jenis-jenis aktiva tak Berwujud, Penurunan aktiva Tak Berwujud, Biaya penelitian dan pengembangan dan Penyajian Pos-pos tak Berwujud
4
Kewajiban Lancar dan Kontijensi
a)      Kewajiban lancar
b)      Kontijensi
Mahasiswa dapat memahami tentang kewajiban lancar, jenis-jenisnya, serta penyajian dan analisis

5
Kewajiban Jangka Panjang
a)     Hutang Obligasi
b)     Wesel Bayar Jangka Panjang
c)     Pelaporan dan Analisis kewajiban Jangka Panjang

Mahasiswa dapat memahami Hutang Obligasi, Wesel Bayar Jangka Panjang, Pelaporan dan Analisis kewajiban Jangka Panjang

UTS
6
Ekuitas Pemegang Saham
a)        Bentuk perseroan
b)        Modal Perseroan
c)        Saham Preferen
d)        Kebijakan deviden
e)        Penyajian dan Analisis
Mahasiswa dapat memahami tentang Bentuk perseroan, Modal Perseroan, Saham Preferen, Kebijakan deviden serta Penyajian dan Analisis
7
Sekuritas Dilutif dan Laba Per Saham
a)        Sekuritas Dilutif dan Program Kompensasi
b)        Perhitungan laba Per Saham
Mahasiswa dapat memahami tentang Sekuritas Dilutif dan Program Kompensasi serta Perhitungan laba Per Saham
8
Investasi
a)        Investasi dalam Sekuritas Hutang
b)        Investasi dalam Sekuritas Ekuitas
c)        Masalah Pelaporan lainnya


Mahasiswa dapat memahami tentang Investasi dalam Sekuritas Hutang, Investasi dalam Sekuritas Ekuitas dan Masalah Pelaporan lainnya

9
Pengakuan Pendapatan
a)      Lingkungan saat ini
b)      Pengakuan pendapatan pada saat penjualan
c)      Pengakuan pendapatan sebelum penyerahan
d)      Pengakuan pendapatan setelah penyerahan
Mahasiswa dapat memahami tentang Lingkungan saat ini, Pengakuan pendapatan pada saat penjualan, Pengakuan pendapatan sebelum penyerahan dan Pengakuan pendapatan setelah penyerahan
UAS



LITERATUR :
Kieso, Donald E., & Jerry J. Weygandt. Intermediate Accounting.  11th Edition. New York: John Wiley & Sons, 2007. (KJ)

Sabtu, 02 Maret 2019


BANK


Bank adalah tempat untuk melakukan berbagai transaksi yang berhubungan dengan keuangan, contohnya untuk menyimpan uang, meminjam uang, untuk melakukan investasi, melakukan pengiriman uang, melakukan pembayaran tagihan dan lain-lain.

Peran perbankan semakin dibutuhkan dimasyarakat dan pemerintah, hampir semua aktivitas ekonomi tidak terlepas dengan transaksi perbankan. Maju mundurnya kegiatan ekonomi di suatu negara salah satunya dipengaruhi oleh peran dari perbankan. Masih banyak masyarakat yang belum memahami peran perbankan secara keseluruhan, hanya mengetahui bank untuk menyimpan uang dan meminjam uang saja, padahal masih banyak jasa keuangan yang lainnya.

Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan usahanya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali ke masyarakat serta memberikan jasa-jasa bank lainnya (Kasmir, 2014; 3).



Rabu, 27 Februari 2019


BAB. 10
AKUISISI DAN DISPOSISI PROPERTI, PABRIK DAN PERALATAN


   A.   AKUISIS DAN PENILAIAN PROPERTI, PABRIK, DAN PERALATAN
Properti, pabrik dan peralatan adalah merupakan Aktiva Tetap, property, pabrik meliputi tanah, struktur bangunan (kantor, pabrik, gudang), peralatan meliputi (mesin, perabotan, perkakas).

           Karakteristik properti pabrik dan peralatan:
1.    Aktiva tersebut diperoleh digunakan untuk operasi perusahaan, bukan untuk dijual kembali.
2.     Aktiva tersebut bersifat jangka panjang dan merupakan obyek penyusutan.
3.     Aktiva tersebut memiliki substansi fisik.

Akuisisi property, pabrik dan peralatan dinilai berdasarkan prinsip biaya historis (Historical Cost) diukur oleh kas/ harga ekuivalen kas.
Property, pabrik dan peralatan tidak boleh dicatat apabila mengandung unsur taksiran, nilai pasar/ nilai saat ini yang melebihi biaya.

Alasan utamanya adalah:
1.     Pada tanggal akuisisi, biaya merefleksikan nilai wajar.
2.     Biaya historis melibatkan biaya actual, bukan transaksi hipotesis, dan merupakan hal paling diandalkan.
3.     Keuntungan atau kerugian sebaiknya tidak diantisipasi tetapi harus diakui ketika aktiva dijual.

Biaya Tanah, Bangunan dan Peralatan
Semua pengeluaran untuk mendapatkan/ akuisisi tanah dianggap sebagai biaya tanah.

a.     Biaya tanah mencakup:
1.     Harga beli
2.     Biaya pengakuan tanah di kantor administrasi, seperti sertifikat hak milik, honor pengacara dan honor pencatatan.
3.     Biaya yang dikeluarkan dalam persiapan penggunaan tanah hingga siap digunakan, seperti meratakan, menimbun, mengosongkan dan membersihkan.
4.     Asumsi mengenai hak gadai beban atau hipotik dan setiap perbaikan tanah lainnya yang memiliki umur tidak terbatas.

Secara umum tanah merupakan bagian dari property, pabrik dan peralatan, akan tetapi jika tujuan utama dari perolehan dan pemilikan tanah adalah spekulatif, maka tanah diklasifikasikan sebagai investasi. Jika tanah dimiliki dan dijual kembali/ diperdagangkan, maka tanah tersebut diklasifikasikan sebagai persediaan.

b.     Biaya Bangunan
Biaya bangunan harus melibatkan semua pengeluaran yang berhubungan langsung dengan akuisisi/ kontruksinya (pembangunannya).

Biaya bangunan meliputi:
1.     Biaya bahan, tenaga kerja dan overhead  yang terjadi selama kontruksi
2.   Honor professional perusahaan lain untuk mendirikan bangunan. Seperti biaya yang dikeluarkan untuk penggalian hingga penyelesaian.

c.     Biaya Peralatan
Peralatan dalam akuntansi meliputi peralatan pengiriman, peralatan kantor, mesin-mesin, dan perabotan dan perkakas, perlengkapan tetap, peralatan pabrik dan aktiva tetap sejenis lainnya.

Biaya bangunan meliputi:
1.     Harga beli
2.     Biaya pengangkutan dan penanganan
3.     Asuransi peralatan ketika masih dalam perjalanan.
4.     Biaya fondasi khusus jika diperlukan
5.     Biaya pemasangan dan perakitan
6.     Biaya untuk menjalankan uji coba/ pengecekan.

Sumber: E. Donald Kieso, Akuntansi Intermediate, Edisi 12, jilid 2, 2007